Minggu, 05 April 2009

Memulai perjalanan

Dari detik ke menit, dari menit ke jam setiap hari kulalui , bila kutengok kebelakang hampir tidak ada yang tersisa seakan hanyut begitu saja terbawa arus waktu untuk mengejar sesuatu yang didepan tanpa tahu pasti apa yang akan kita dapatkan, kesuksesan atau kegagalan, kebahagian atau kesedihan yang kupercaya bahwa semuanya telah direncanakan untukku.
kesadaran ini tidak begitu saja datang padaku tetapi melalui sebuah kebutuhan yang kurasakan bahwa hidup ini bukan suatu yang abadi dan suatu saat ada masanya semua ini harus kutinggalkan dan kembali kepada Sang Pencipta melalui sebuah jalan yang harus kita persiapkan agar jangan terlalu berkelok, terjal bahkan membawa kita kejalan yang menuju jurang kekelaman yang terdalam.
Aku percaya Tuhan memberi begitu banyak kebebasan kepada kita untuk memilih jalan mana yang akan kita tempuh nanti....
roadless journey merupakan kumpulan anak tangga kehidupanku yang memberi warna dan arah perjalanan batin menuju kepada kedewasaan iman dan aplikasinya didunia ini.
Anak tangga ini tidak selalu mulus langsung membawa ketingkat yang lebih tinggi, tetapi kadang sangat licin dan rapuh malahan kadang membawaku berputar putar terlebih dahulu sebelum menemukan petunjuk yang jelas

1 komentar:

  1. Anda mengekspresikan diri dengan jelas sekali dan kesadaran yang anda temukan adalah kebenaran. Selamat menempuh perjalanan!

    BalasHapus