Senin, 06 April 2009

Meditasi dengan alam

Dengan berbekal tas kecil berisi minuman hangat aku menaiki angkutan umum menuju kaki gunung gede yang cukup kubayar 2000 rupiah saja, aku bukan akan mendaki gunung tetapi ingin menjelajahi kakinya saja sambil membuka diri terutama hati ini untuk bersatu dengan alam.
ketika itu jam baru menunjukan pukul 5 lebih 35 menit, masih cukup banyak embun pagi yang menghalangi pemandangan, setelah turun dari angkutan aku mengambil jalan kecil menuju kebun teh yang dimulai dari jalan beraspal lalu melalui jalan setapak berbatuan, yang agak basah karena hujan kemarin malam ditambah embun pagi, hembusan angin pagi membawa kesegaran dan semangat baru terutama untuk memulai pendakian ini.
Bau tanah dan aroma rumput yang terinjak mendampingiku dalam perjalanan ini, tidak lama kemudian aku sudah berada di ketinggian yang sudah dapat melihat kota Sukabumi, ketika pandanganku kualihkan kesebelah timur , sinar matahari pagi yang baru mulai memancarkan sinarnya terlihat begitu indah dan menghangatkan menembus lapisan halimun yang mulai menipis seakan menyapaku untuk memberi semangat untuk lebih sering melakukan pendakian ini.
Napasku terasa mulai terengah-engah dan keringat mulai membasahi tubuhku tetapi bukan menjadi halangan karena keindahan alam disekelilingku membimbing dan menyemangatiku, iringan suara kicauan burung liar dan sesekali terdengar serangga malam yang kesiangan bangun ditambah celotehan ibu-ibu pemetik teh membuat kelelahanku menjadi tidak berarti.
Sepanjang jalan kucoba untuk tidak memikirkan kerumitan hidup keseharianku tetapi kucoba fokuskan pada langkahku, kucoba merasakan kerasnya batu-batu yang kuinjak, licin dan basahnya tanah yang kulalui, segar dan dinginnya udara yang menyentuhku, serta berbagai suara yang ditimbulkan oleh alam sekitar membuat semuanya terasa singkat ketika mencapai akhir dari pendakian ini yaitu sekitar pondok halimun, aku sengaja mencari tempat yang sepi dan kupilih sebuah batu besar ditengah kali yang mengalir untuk tempatku beristirahat sejenak sambil meminum bekal minuman hangat yang kubawa dengan diiringi gemericik suara air, ternyata minuman yang kubawa terasa menjadi begitu nikmat padahal hanya sekedar teh manis hangat biasa, maka setiap aku meneguknya aku rasakan betul kehangatan yang masuk kedalam tubuhku sambil kurenungkan kembali hasil perjalananku tadi.......luar biasa ternyata alam memberikan daya penyembuhan luar biasa bagi batinku

2 komentar:

  1. Anda mengekspresikan diri dengan jelas sekali dan kesadaran yang anda temukan adalah kebenaran. Selamat menempuh perjalanan!

    BalasHapus
  2. Indah sekali perjalanan ini. Aku ikut merasakannya....

    BalasHapus